21 Januari 2012

Ilusi Mata 'After Image'

Ilusi mata atau ilusi optis ada bermacam-macam karena kemampuan mata kita yang terbatas. Walau mata kita dapat membedakan 60 warna abu-abu, dapat melihat benda sampai ke titik yang tak terbatas asal cahaya dari benda tersebut sampai ke mata kita, namun ada beberapa hal-hal yang menyebabkan pandangan yang sampai ke mata berbeda dengan yang dapat divisualisasikan oleh saraf mata ke otak.

Sebenarnya, cahaya sendiri memiliki beberapa fenomena unik sendiri, misalnya pada fatamorgana, pelangi, halo matahari dan masih banyak lagi. Sedangkan ilusi mata dikarenakan keterbatasan kemampuan mata manusia itu sendiri.

Ada banyak sekali ilusi mata yang ada. Misalnya ilusi kognitif yang menyebabkan gambar menjadi ambigu (memiliki banyak penafsiran), gambar yang tidak mungkin tapi terlihat mungkin, dan halusinasi. Macam ilusi yang lain adalah ilusi fisiologis. Ilusi fisiologis disebabkan karena mata terkena cahaya yang sangat terang atau terlalu lama melihat pola gambar tertentu. Contoh ilusi fisiologis adalah After Image.

Photobucket

Nah, itu pertama kali saya menyadari ilusi mata yang bernama afterimage. Sebelumnya saya tidak terlalu peduli ilusi apa itu dan efeknya. Namun, setelah membaca Conan volume 65 atau chapter 685 saya jadi tahu ilusi apa itu.

Di komik Conan tersebut Ran Mouri tidak tahu mengapa dokter bedah (surgeon) selalu menggunakan baju warna hijau, sedangkan dokter dan perawat yang lain memakai baju putih. Jawaban yang sederhana pasti menjawab karena warna hijau adalah warna yang memberi kesan sejuk. Walau hal tersebut tidak salah namun sebenarnya warna hijau yang digunakan disini memilik filosofi tersendiri (sebenarnya bukan filosofi, tapi bisa dibuktikan dengan ilmu pengetahuan). :D

Afterimage bisa terjadi pada waktu kita melihat benda terang yang terlalu lama, maka ketika pandangan kita berpindah dari benda yang terang tersebut akan tampak bayangan hitam. Itulah yang disebut dengan afterimage.

Afterimage disebabkan karena sel-sel saraf mata yang menangkap cahaya dalam waktu lama terlalu lelah. Namun ketika berpindah pandangan, sel mata disekitar sel yang lain masih kuat, alhasil akan menimbulkan gelap. Di dalam afterimage ini, sel batang yang bertanggungjawab terhadap gelap terang cahaya yang diterima.

Untuk kasus yang berhubungan dengan warna, yang berperan adalah sel kerucut yang bertanggung jawab dalam membedakan warna. Ketika dokter bedah terlalu lama menatap darah pasien yang berwarna merah, maka sel kerucut dokter yang bertanggungjawab terhadap warna merah akan lelah, sehingga jika menatap ke tempat lain terutama yang berwarna putih akan timbul ilusi berwarna hijau.

Warna hijau merupakan warna kebalikan dari warna merah. Warna hijau memiliki tempat yang berseberangan dengan warna merah pada lingkaran warna David Brewster.


Jadi, ketika kita terlalu lama memandang benda yang memiliki warna tertentu, maka afterimage yang ditimbulkan adalah warna complementary seperti yang terlihat pada lingkaran warna tersebut.

Oleh sebab itu, dokter bedah menggunakan baju warna hijau. Sehingga ketika afterimage terjadi, konsentrasi dokter tidak terganggu karena afterimage menjadi seperti tidak terlihat ketika melihat baju dokter lain yang berwarna hijau.
Continue Reading»

05 Januari 2012

Web Site Administration Tool Time Out [ASP.NET]

Pernahkah Anda menjumpai hal tersebut 'Web Site Administration Tool Time Out' pada 'ASP.NET Configuration' di Visual Studio? Hal tersebut dikarenakan path yang ada salah.

http://localhost:7202/asp.netwebadminfiles/default.aspx?applicationPhysicalPath=D:\Documents\ASP\HelloWorld\HelloWorld&applicationUrl=/

Hal tersebut terjadi karena ketika akan membuka konfigurasi, path yang digunakan adalah file project, masalah yang ada adalah ketika kita memberi nama folder dengan menggunakan spasi maka di path konfigurasinya tidak mendukung spasi (tidak juga dikonversi ke %20).

Solusinya adalah dengan menempatkan file project ke lokasi yang path-nya tidak menggunakan spasi. Demikian. :-)
Continue Reading»

04 Januari 2012

Cara Menghilangkan Password Pada File Protected PDF

Sering kali kita menjumpai file pdf yang diprotect dengan password untuk tujuan tertentu. Biasanya agar tidak bisa diedit, tidak bisa dikonversi ke format lain (.doc, .docx, .png, .gif, dll) atau tidak bisa disalin isinya. Security ini menggunakan password untuk melindungi isi dari file pdf.

Namun, ada beberapa cara agar isinya dapat disalin (misalnya akan disalin ke Notepad atau Ms Word). NB: Bukan bermaksud untuk menyebarkan cara untuk meretas dokumen pdf looh, hanya sekedar berbagi pengetahuan saja. :-) *Efek setelah membaca berita tentang RUU pemerintah Amerika Serikat tentang SOPA (Stop Online Piracy Act) dan PIPA (Protect Intelectual Property Act) :-|

Cara untuk melakukannya bisa dilakukan dengan berbagai macam cara berikut:
1. Dijadikan pdf image, lalu di-scan pakai menggunakan OCR.
Begitulah konsepnya.. bisa dilakukan dengan satu software, yaitu Adob*e A*crobat Re*ader. Dengan software ini dokumen pdf dikonversi secara keseluruhan ke dallam image, kemudian dengan fasilitas OCR yang ada pada software tersebut akan mendeteksi tulisan yang ada pada image sehingga dapat disalin ke clipboard.

2. Meng-unlock dokumen pdf secara online dengan meremove password.
Bisa dilakukan di pdf*unlocker, tapi pada situs tersebut hanya bisa meremove password dokumen pdf yang berukuran 5MB saja.

3. Memakai software.
Software yang digunakan adalah PDF Pass*word Remover. Dengan software ini security yang ada pada dikumen pdf akan benar-benar hilang. Namun, saya tidak akan memberikan software tersebut disini dengan berbagai pertimbangan yang ada, hehehe (tapi kalau masih adau yang mau bisa menghubungi twitter saya :D)

- Sekian -

How to remove password on protected PDF files. How to crack security on protected PDF files. Unlock secured PDF files. PDF protection Remover.
Continue Reading»

26 Desember 2011

Mr Brain

Mr Brain merupakan dorama Jepang kuartal ke 2 tahun 2009 dengan genre misteri. Walau memiliki genre misteri namun dorama ini tidak selalu dalam suasana serius, karena diberikan unsur komedi di dalamnya. Ditilik dari judulnya, dorama ini akan menceritakan tentang Tuan Otak...? Maksutnya, menceritakan seseorang yang memiliki kecerdasan diatas rata-rata.


Otak manusia memiliki berat sekitar 1400 gram. Dalam 1400 ml tersebar 5 milyar sel syaraf. Dalam setiap detik dapat mengirimkan gelombang elektromagnetik 2 trilyun kali. Namun, kebanyakan orang hanya menggunakan 5% dari kemampuan otaknya. Benar-benar organ yang menyimpan banyak misteri.

Begitulah prolog dari dorama ini. Cerita dimulai dengan mengambil setting 5 tahun yang lalu dari masa sekarang. Ryusuke Tsukumo (Takuya Kimura: Kimutaku), seorang host dari klub hiburan, mengalami kecelakaan dengan kejatuhan papan reklame. Awalnya saya kira langsung mati dia hahahaa.. Tapi dia berhasil selamat dari maut namun mengalami luka serius di bagian otaknya. Terdapat lobus depan otaknya mengalami kerusakan, namun bagian otaknya yang lain dapat berkembang pesat dan menutupi bagian yang rusak tersebut. Alhasil, karena bagian yang tidak rusak bekerja berat maka Tsukumo membutuhkan nutrisi otak yang lebih dan membutuhkan tidur minimal 9 jam per hari. Dampak lainnya adalah Tsukumo menjadi memiliki IQ di atas rata-rata, tetapi dia juga menjadi tidak tertarik dengan wanita. Kemudian dia mengambil pendidikan mengenai ilmu otak (brain science) yang sebenarnya juga ingin meneliti otaknya sendiri.

Dorama ini memfokuskan cerita pada IPS (Institute of Police Science), yaitu organisasi yang membantu kepolisian dalam melakukan investigasi kriminal dengan penelitian-penelitian yang dilakukan. Penelitian yang dilakukan digunakan untuk menyediakan data terhadap investigasi kasus yang ada. Dalam IPS terdapat 5 divisi forensic scientist, yaitu:

1. Biology, kepala: Jotaro Nanba (Matsumoto Tortoise)
Divisi ini menyelidiki investigasi yang berhubungan dengan DNA (Deoxyribonucleic Acid) dan sidik jari (fingerprints). Dengan mengambil sampel darah, sel kulit, air ludah atau rambut yang berada di barang bukti, di tubuh korban atau di TKP dapat diketahui DNA-nya. Penyidikan ini dengan mengasumsikan bahwa sidik jari dan DNA seseorang tidak ada yang sama, walau DNA seseorang sebenarnya memiliki 2 kemungkinan sama yaitu kembar dan menerima cangkok tulang belakang.

2. Chemistry, kepala: Natsume Misuo (Yuji Tanaka)
Divisi kimia, malakukan analisis tentang ledakan, racun atau bukti secara mikroskopik (tidak kasat mata).

3. Image, kepala: Junpei Funaki (Sei Hiraizumi)
Divisi ini akan menyelidiki mengenai video atau gambar yang berhasil ditangkap atau diperoleh. Bahkan dapat mengetahui sidik jari pelaku hanya dengan melihat foto atau video saja. Divisi ini juga meneliti kode-kode yang ditinggalkan pelaku atau pesan kematian korban.

4. Voice & Sound, kepala: Junichi Kanda (Osamu Shitara)
Divisi ini menyelidiki tentang suara yang terekam, baik pada video, telepon atau rekaman suara saja. Dapat memperkirakan suara seseorang beberapa tahun setelah atau sebelum sekarang, mengetahui karakteristik ruangan dimana seseorang berada hanya dengan meneliti echo/gema yang ditimbulkan.

5. Brain, kepala: Ryusuke Tsukumo (Takuya Kimura)
Dengan asisten Kazune Yuri (Ayase Haruka), yang sering dijadikan kelinci percobaan, meneliti mengenai perilaku otak para tersangka. Dalam laboratoriumnya terdapat fMRI (Functional Magnetic Resonance Imaging), MRI (scan otak) yang dirancang khusus untuk mengetahui perubahan sinyal pada otak, yang juga dapat berfungsi sebagai lie detector untuk menginterogasi para tersangka. Lie detector yang digunakan oleh Tsukumo mendeteksi bagian otak hippocampus yang akan menimbulkan reaksi jika seseorang pernah melihat sesuatu.

Walau Tsukumo sebenarnya hanya sebagai Scientist di IPS, namun karena kecerdasannya dia juga sering membantu penyidikan yang dilakukan oleh kepolisian. Dua orang polisi yang sering terlibat dengan Tsukumo adalah Toranosuke Hayashida (Hiro Mizushima) dan atasannya, Tomomi Tanbara (Teruyuki Kagawa). Interaksi ketiganya benar-benar kocak, walau Tsukumo sendiri sudah sering bertingkah aneh ke lingkungannya sendiri.

Awalnya Tsukumo sering dimintai tolong oleh Hayashida untuk memecahkan kasus yang ditanganinya, namun Tanbara juga akhirnya ikut-ikutan memintai tolong Tsukumo, walau awalnya gengsi banget dia hahhaa.. Kasus demi kasus berhasil mereka pecahkan dengan baik.

Bagi pecinta film mesteri, dorama ini layak untuk ditonton. Terlebih dorama ini juga memberikan informasi-informasi penting mengenai fungsi-fungsi otak kita. Banyak pengetahuan-pengetahuan ilmiah yang bisa didapat. Dari segi cerita, walau teka-teki yang ada kurang membuat penasaran untuk genre misteri, namun cerita yang diusung cukup menarik. Kekonyolan yang dilakukan oleh Tsukumo dan tingkah Hayashida-Terada yang kocak menambah warna sendiri bagi dorama ini.

Bagi pengamat teknologi juga pasti akan kagum dengan teknologi-teknologi yang digunakan, terutama yang digunakan pada IPS. Teknologi yang digunakan untuk mengidentifikasi barang bukti atau petunjuk kasus sangat mutakhir.

Dorama dengan durasi 8 episode ini memiliki rating pemirsa yang cukup tinggi, yaitu 20%. Selain itu guest yang muncul juga merupakan artis kawakan semisal GACKT, Takeru Sato, Tae Kimura, Yukie Nakama, Yutaka Matsushige, Aibu Saki, Hiroyuki Hirayama dan Tetta Sugimoto
Continue Reading»

25 Desember 2011

Lady - Saigo No Hanzai Profile

Satu lagi dorama Jepang yang saya tonton dengan pemeran utama Keiko Kitagawa hehhee.. Selain dorama ini, saya juga pernah menonton doramanya sebelum ini yaitu dorama romantis, Buzzer Beat (2009) dan Tsuki No Koibito (2010). Untuk filmnya Keiko Kitagawa yang pernah saya tonton adalah film balap The Fast and The Furious: Tokyo Drift (2006) dan film persahabatan Dear Friends (2007). Bukan rahasia lagi kalau ini cewek memiliki wajah yang cantik dengan akting yang hebat.


Kemarin saya baru saja menyelesaikan 10 episode Lady (baca: Lady ~ Saigo No Hanzai Profile). Awalnya saya memang mencari dorama yang dimainkan oleh Keiko, tapi tidak tahunya dorama ini memiliki genre yang paling saya suka, yaitu misteri dan penyidikan. Dorama dengan genre seperti ini yang pernah saya tonton adalah Tantei Gakuen Q dan Challenge to Kudo Shinichi, serta Bloody Monday.

Tantei Gakuen Q bercerita tentang sekolah detektif ternama yang diakui oleh kepolisian Jepang, sedangkan Challenge to Kudo Shinichi adalah cerita sebelum tubuh Shinichi Kudo menyusut menjadi anak kecil (Conan Edogawa). Untuk Bloody Monday mantab bener, ada 2 season juga. Bloody Monday menceritakan tentang suatu hacker jenius yang berjuang bersama tim investigasi kepolisian Jepang untuk menyelamatkan Jepang melawan teroris. Untuk season pertama, menceritakan perjuangan melawan teroris yang berusaha memusnahkan penduduk Jepang khususnya Tokyo dengan serangan virus Bloody X. Sedangkan season kedua melawan teroris yang ingin me-restart Jepang dengan terlebih dahulu menghancurkannya dengan bom hidrogen yang dipasang di pembangkit tenaga nuklir di Jepang.

Untuk Lady kali ini mirip dengan Bloody Monday, yaitu menceritakan tentang investigasi dari kepolisian Jepang. Keiko berperan sebagai profiler lulusan akademi FBI yang direkrut ke dalam CPS (Criminal Profiler Support) Unit yang bekerja untuk membantu MPD (Metropolitan Police Department) dalam melakukan investigasi.

Sebelumnya mengenai profiling, khususnya criminal profiling, adalah suatu metode penemuan pelaku kejahatan dengan melihat psikologi dan track record pelaku dari cara melakukan kejahatan, mentality, metode dan tingkah lakunya di TKP, serta dengan melakukan perhitungan berdasarkan data kriminal yang diperoleh. Dari profiling bisa diketahui perkiraan jenis kelamin pelaku, umur, tinggi badan, status pernikahan, tingkat intelektual, sifat/watak dan kepribadian, kebiasaan, hubungan (sosialisasi) dengan orang lain, penampilan dan tempat tinggal/persembunyian pelaku, dan masih banyak lagi yang bisa diprediksikan, termasuk prediksi kejahatan yang akan dilakukan selanjutnya beserta dengan lokasinya. Data yang diperoleh dari profiling sangat membantu dalam proses penyidikan selanjutnya dan penangkapan pelaku.

Kembali ke Lady, di dalam tim CPS terdiri dari 4 orang profiler hebat, yaitu:
1. Akira Yuki (Tae Kimura), seorang psikolog andalan kepolisian pusat, sebagai forensik psikologi (pshycology forensic). Merupakan ketua dari CPS Unit.
2. Takehiko Terada (Jun Kaname), seorang mantan forensik kedokteran (forensic medicine) yang ahli dalam menganalisis ekspresi wajah. Dalam CPS dia lebih berperan dalam profile pelaku berdasarkan pada keadaan tubuh korban yang dibunuh.
3. Keisuke Shinbori (Yuta Hiraoka), si pemilik IQ 160, jenius dalam matematika dan ahli statistik. Dalam CPS dia sangat berperan dalam menentukan perkiraan lokasi pelaku, lokasi pembunuhan selanjutnya serta mobilitas dari pelaku. Dia juga ahli sebagai forensik digital.
4. Shoko Kazuki (Keiko Kitagawa), spiritualis lulusan akademi FBI yang sangat berbakat sebagai profiler dan memiliki intuisi tajam. Memiliki fantasi yang hebat dalam membaca dan masuk ke dalam pikiran pelaku, dilakukannya dengan mengikuti aliran psikologi dari pelaku. Ayahnya adalah seorang professor psikologi di suatu universitas.

Selain itu, di CPS di support oleh seorang ahli komputer Marie Okui (Risa Sudo) yang selalu menyediakan data kriminal dan senior kepolisian Masaki Tsuge (Santamaria Yusuke).

Cerita dimulai ketika Kazuki direkrut oleh Yuki untuk bergabung ke dalam tim CPS. Walaupun tim ini pada awalnya memiliki banyak masalah internal, sering membuat kesalahan dan kurang dipercaya oleh kepolisian, namun perlahan mulai mendapatkan kepercayaan kembali dan menjadi sangat diandalkan karena dapat menyelesaikan kasus pembunuhan berantai (serial murder) yang rumit dengan cepat dan tepat.

Bagi pecinta film misteri dan investigasi polisi, dorama ini sangat direkomendasikan karena sangat berkelas. Penonton akan dibuat kagum dengan aksi-aksi dan jalan pikiran tokoh yang ada di dalamnya dalam memecahkan kasus-kasus. Tiap tokoh utama juga akan disajikan konflik-konflik mengenai diri mereka. Selain itu jalan cerita yang dibangun juga cukup menarik. Sebagai dorama dengan genre misteri, teka-teki yang muncul cukup membuat terpacu dan penasaran. Ada keterkaitan antara cerita sampai akhir, dan juga ada beberapa kejutan di dalamnya.

Terlebih bagi yang belum mengetahui penyidikan menggunakan profiling akan menjadi tahu metode-metode yang digunakan dalam melakukan profile pelaku. Walau pendekatan psikologi yang digunakan dan profiling yang ada cenderung dilebih-lebihkan (wajar sih biar penonton berdecak kagum hihihii), namun masih dalam tahap wajar dan logis.

Teknologi yang digunakan pun juga terbilang cukup canggih. Terdapat layar sentuh besar interaktif sebagai peragaan yang juga dapat dikontrol dan dioperasikan oleh Marie dengan komputer Macintosh-nya. Produk Apple disini juga mendominasi komputer dan laptop yang digunakan. Shinbori juga selalu membawa Macbook-nya kemana-mana, juga terkadang membawa tablet iPad. Sony sendiri sebagai vendor lokal yang memiliki markas pusat di Tokyo juga menyediakan telepon seluler untuk Kazuki berupa smartphone Android dalam Sony Ericsson Xperia. Terada juga menggunakan Sony sebagai laptopnya dengan memakai Sony Viao.

Silakan untuk menonton sendiri, karena saya tidak akan memberikan spoiler disini. Who wants the be the next profiler...?
Continue Reading»

21 Desember 2011

Twitter Action pada Blogspot

Siapa yang hari gini tidak tahu Twitter? Jejaring sosial milik Twitter Inc berupa mikroblogging yang diluncurkan oleh Jack Dorsey pada tahun 2006 ini semakin menyita perhatian para pengguna internet. Twitter memiliki asal asul kata kerja Tweet yang berarti berkicau (burung), maka dari itu lambang Twitter adalah burung.


Kemudahan dan kebergunaan serta kesederhanaan yang ditawarkan oleh jejaring ini menjadi kekuataan tersendiri. Walau rata-rata pengguna Twitter pasti memiliki akun Facebook, namun Twitter merupakan media yang dapat digunakan untuk lebih memaksimalkan penyebaran informasi. Memang Facebook dapat melakukan apa saja yang dibutuhkan untuk berhubungan dengan orang lain dan bertukar informasi, bahkan file media sekalipun, tetapi Twitter memiliki kelebihan tersendiri karena hanya berfokus kepada informasi berupa teks saja (walau bisa share gambar juga) dengan batasan 140 karakter per Tweet.

Twitter hanya memiliki beberapa fitur dasar yang tidak sulit untuk dipelajari oleh orang yang baru belajar Twitter, misalnya Tweet, Mention, Reply dan Retweet. Follower dan following merupakan bentuk dari pertemanan jika kita mem-follow seseorang. Selain itu fitur baru yang dikembangkan oleh pihak ketiga dan menjadi begitu familiar yaitu RT, walau penggunaannya diperdebatkan sebagai abuser oleh beberapa kalangan pengguna Twitter. Fitur yang lain adalah Favourite dan List yang sangat berguna untuk mengelompokkan Twitter yang disenangi dan mengelompokkan akun Twitter tertentu. Fungsi List ini masih jarang pengguna Twitter yang belum memahaminya, padahal List merupakan fitur yang sangat berguna.

Demikian pengantarnya......... (kepanjangan kali ya, hahhaa)

Banyak para blogger yang ingin menampilkan Twitternya di halaman blog mereka. Khusus untuk pengguna blogspot dapat menggunakan cara berikut, yaitu masuk ke dalam Widget for Website.

Disana dapat melakukan konfigurasi sesuai dengan keinginan, kemudian didapatkan kode JavaScriptnya. Kode tersebut ditempelkan pada Gadget HTML/JavaScript dan akan muncul tampilan Twitter kamu pada sidebar blog, misalnya seperti pada gambar di bawah ini.


Selain itu juga dapat menambahkan Twitter Button. Kalau fungsi ini udah disediakan oleh Twitter sendiri, yaitu masuk ke --> Twitter Button

Disana kamu bisa memilih beberapa button dengan fitur yang berbeda, yaitu:
1. share a link: melakukan share terhadap halaman blog kita
2. follow: mempermudah orang lain mem-follow akun twitter kita
3. hashtag: menggunakan hashtag dalam melakukan tweet
4. mention: mempermudah orang lain untuk mention akun twitter kita


Settingan semua button tersebut dapat dikonfigurasi sesuai dengan keinginan. Setelah itu akan didapatkan kode JavaScript-nya untuk kemudian dimasukkan ke gadget HTML/JavaScript di blog kita agar dapat dimunculkan ke dalam tampilan blog.

Sekian :-)
Continue Reading»

26 November 2011

1 September 2007 + 25 Oktober 2011 = 22 November 2011

1 September 2007 + 25 Oktober 2011 = 22 November 2011

Tanggal di atas merupakan tanggal bersejarah bagi saya, khususnya dalam dunia perkuliahan program sarjana yang saya jalani. Ya, tanggal tersebut adalah tanggal dimana saya memulai dunia perkuliahan, tanggal saya lulus dan tanggal dimana saya diwisuda.

01-09-07 + 25-10-11 = 22-11-11

Rentang waktu yang sebenarnya lama namun terasa begitu cepat. Masih membekas sekali di dalam ingatan masa-masa ketika lulus SMA, pada waktu itu saya masih belum memiliki kepastian akan melanjutkan studi dimana, padahal banyak teman saya yang sudah mendapatkan tempat kuliah yang mereka inginkan. Rasanya pada waktu itu seperti berada di dalam kegelapan yang suram. Namun, setelah bersabar tidak lama kemudian muncul secercah cahaya berasal dari kota Jogja. Ya, cahaya tersebut berasal dari kampus Gadjah Mada. Dan kemudian saya pun memulai kehidupan sebagai anak kuliah, jauh dari kampung halaman saya di Klaten - Jawa Tengah.

Di dalam dunia perkuliahan, banyak sekali kenangan dan perjuangan yang terbalut di dalamnya. Dunia perkuliahan yang berbeda dengan masa sekolah, membuat saya harus menyesuaikan diri jika tidak mau terjebak dengan kehidupan SMA yang menurut saya paling suram dalam masa-masa masih sekolah. Semester demi semester berlalu, tahun pertama tahun kedua dan seterusnya. Perasaan senang, sedih, semangat, frustasi silih berganti dengan diiringi senyum, tawa, peluh, keringat dan juga air mata. Selama kuliah saya bertemu dengan banyak sekali orang yang tentunya mereka adalah orang-orang yang luar biasa. Rasanya saya beruntung sekali dapat bertemu dengan mereka semua. Mereka telah mengajari berbagai banyak hal dan merupakan sumber inspirasi bagi saya.

Tanggal 25 Oktober 2011 pun tiba, dimana tanggal tersebut merupakan tanggal yudisium kelulusan. Selanjutnya adalah acara peresmian yang ditunggu-tunggu, yaitu wisuda 22 November 2011.


Upacara wisuda yang diadakan di Gedung Grha Sabha Pramana UGM Yogyakarta, sungguh sangat sakral. Hati ini sampai bergetar ketika menyanyikan Hymne Gadja Mada dan ketika mengucap Panca Prasetia.

Namun itu semua bukanlah akhir dari perjuangan, tetapi justru menjadi tonggak awal dari perjuangan yang sesungguhnya, dimana banyak sekali pilihan jalan yang dapat ditempuh, tentu saja dengan beban rintangan yang jauh lebih besar. Seperti ketika masuk ke dalam hutan belantara, jika kita tidak memiliki bekal dan pegangan yang kuat maka kita tidak akan bisa bertahan di dalam hutan tersebut.

Keep spirit, guys. Jadikan duniamu berguna bagi diri sendiri, keluarga, orang lain, dan berguna bagi bangsa & negara serta umat manusia. Arif Febriyanto, S.T.
Continue Reading»

04 Oktober 2011

Menghilangkan Header Standar [Android Programming]

Pada pemrograman Android, header akan muncul secara otomatis dengan nama program sebagai title-nya. Misalnya, suatu project memiliki nilai String pada app_name-nya adalah "ShowMoreList", maka ketika project itu dijalankan maka akan muncul header sebagai berikut:


Namun, kita dapat menghilangkannya menjadi sebagai berikut :


Adapaun caranya adalah dengan menambahkan suatu layout yang nantinya layout tersebut kita hapus. Layout tersebut diletakkan setelah mendeklarasikan layout utama.

<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<RelativeLayout
xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
android:id="@+id/LinearLayout01"
android:layout_width="fill_parent"
android:layout_height="fill_parent"
android:orientation="vertical" >

<LinearLayout
android:id="@+id/hilang"
android:layout_width="fill_parent"
android:layout_height="wrap_content">
</LinearLayout>

<ListView
android:id="@+id/myList"
android:layout_width="wrap_content"
android:layout_height="wrap_content"
/>

</RelativeLayout>

Kemudian, pada file .java ditambahkan kode berikut  (di method onCreate; sebelum dan sesudah setContentView):

requestWindowFeature(Window.FEATURE_NO_TITLE);

super.onCreate(savedInstanceState);
setContentView(R.layout.pengembangan);

LinearLayout ll = (LinearLayout)findViewById(R.id.hilang);
ll.setVisibility(View.GONE);

Jika ingin membuat header sendiri secara sederhana dapat dilakukan dengan kode sebagai berikut :

<TextView
android:layout_height="wrap_content"
android:text="ShowMoreList"
android:layout_width="fill_parent"
android:padding="5dp"
android:gravity="center_horizontal"
android:background="#000FFF"
android:textColor="#FFFFFF"
android:textStyle="bold"
android:textSize="20sp">
</TextView>

Hasil yang nampak adalah sebagai berikut :


Mudah bukan? Photobucket
Continue Reading»

Menambahkan Tombol di akhir ListView [Android Programming]

Ada beberapa macam cara untuk melakukan load more data pada pemrograman Android. Hal ini biasanya digunakan untuk melakukan query ke basis data secara berkala sehingga data yang dapat ditampilkan seperti tidak ada batasnya (endless list).

Hal ini bisa dilakukan dengan berbagai macam cara, yang pertama adalah dengan menggunakan tombol dan yang kedua tidak menggunakan tombol (onScrollListener).

Untuk yang tidak menggunakan tombol, data diambil ketika pengguna menarik halaman (seperti yang ada pada aplikasi Twitter for Android jika akan melakukan refresh). Tetapi, pada kasus ini query data dilakukan ketika pengguna telah sampai pada akhir bawah dari daftar (end of list). Cara untuk melakukan hal ini dapat dilakukan menggunakan ENDLESS ADAPTER.

Untuk yang menggunakan tombol lebih mudah dilakukan karena hanya menambahkan sebuah tombol di akhir dari list dengan menggunakan perintah addFooterView(View v) dengan v adalah View dari button yang dibuat pada XML terpisah.

Untuk lebih mudahnya dapat dilihat pada kode berikut:

Main.java

public class Pengembangan extends Activity

{
private ListView thislist;
private Vector data = new Vector();
private ArrayAdapter
adapt;

@Override
public void onCreate(Bundle savedInstanceState)
{
super.onCreate(savedInstanceState);
setContentView(R.layout.main);

View v = getLayoutInflater().inflate(R.layout.button, null);

thislist = (ListView)findViewById(R.id.myList);
for(int i = 0; i < 5; i++){ data.add("List "+i); } adapt = new ArrayAdapter
(this,android.R.layout.simple_list_item_1,data);
thislist.addFooterView(v);
thislist.setAdapter(adapt);

}

public void doAppend(View v){

for (int i = thislist.getCount(); i < (thislist.getCount()+5); i++)
{ data.add("List "+i); }

adapt = new ArrayAdapter
(this,android.R.layout.simple_list_item_1,data);
thislist.setAdapter(adapt);

// biar layar menampilkan objek yang terakhir
thislist.setSelection(thislist.getCount() - 1);

}

}



main.xml

<relativelayout android:id="@+id/LinearLayout01" android:layout_height="fill_parent" android:layout_width="fill_parent" android:orientation="vertical" xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android">

<listview android:id="@+id/myList" android:layout_height="wrap_content" android:layout_width="wrap_content">

</listview>
</relativelayout>


button.xml

<button android:id="@+id/button01" android:layout_height="wrap_content" android:layout_width="wrap_content" android:onclick="doAppend" android:text="More" xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android">
</button>

Dengan kode tersebut maka akan mendapati list dengan tombol "More" yang selalu berada di ujung paling bawah. Dan ketika tombol tersebut ditekan maka akan menampilkan tambahan list 5 bilangan yang mengisi list diatas tombol "More".

Continue Reading»

Mentari Senja sang Pencabut Nyawa Matahari


Jika teringat cahaya jingga mentari sore yang begitu menyedihkan, jadi teringat kata-kata Ai Haibara yang begitu dalam di volume 38 Detective Conan....

Mentari senja, pencabut nyawa matahari yang melumuri dunia dengan darah. Entah berapa kali lagi aku bisa menemui warna menyedihkan ini.
Continue Reading»